Biotechnology BINUS University Dorong Sustainability melalui Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Multipurpose Spray dan Hand Sanitizer
Program Studi Biotechnology BINUS University kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan Community Impact yang diselenggarakan bekerja sama dengan PT Anabatic Technologies Tbk. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pembuatan multipurpose spray dan hand sanitizer berbasis eco-enzyme sebagai upaya memperkenalkan inovasi produk berbahan alami sekaligus mendukung penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 09 Oktober 2026. Dalam kegiatan ini, Biotechnology BINUS University berperan sebagai fasilitator dengan melibatkan dosen dan mahasiswa untuk memberikan edukasi serta pendampingan praktik kepada peserta.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Dr. Dwiyantari Widyaningrum, S.Si., M.Si., selaku Head of Biotechnology Department, mengenai konsep eco-enzyme, proses produksinya, serta potensi pemanfaatannya sebagai bahan baku produk bernilai tambah. Eco-enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik, khususnya kulit buah dan sayuran, dengan penambahan gula atau molase dan air. Pada pelatihan ini, eco-enzyme yang digunakan berbahan dasar kulit jeruk yang mana diproduksi secara mandiri oleh BINUS University. Hasil fermentasi eco-enzyme menghasilkan berbagai senyawa, termasuk asam organik dan metabolit bioaktif, yang berpotensi memberikan aktivitas antimikroba. Kemampuan ini menjadikan eco-enzyme sebagai salah satu bahan alami yang menarik untuk dikembangkan dalam formulasi produk pembersih dan sanitasi.

Pelatihan yang diberikan bertema “From Waste to Worth” yang mana bahan dan modul pelatihan dibuat berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan produk yang telah dilakukan oleh Biotechnology BINUS University. Pelatihan ini diadaptasi dari pengembangan produk Multipurpose Spray Eco-enzyme dan BeeCo: natural cleaning, personal hygiene, and soap. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Biotechnology BINUS University membuktikan aktivitas antibakteri eco-enzyme terhadap beberapa jenis bakteri, seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eco-enzyme memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif alami untuk produk turunan, termasuk pembersih serbaguna. Selain itu, analisis mikrobiologis pada produk multi-purpose spray menunjukkan bahwa produk ini berhasil menghambat pertumbuhan Escherichia coli, Staphylococcus aureus, serta Bacillus cereus. Selain itu, pengujian juga diaplikasikan langsung pada area toilet dan handphone yang mana menunjukkan penurunan jumlah bakteri setelah dibersihkan dengan multi-purpose spray eco-enzyme.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan praktik pembuatan hand sanitizer dan multipurpose spray berbasis eco-enzyme. Seluruh peserta memperoleh kesempatan untuk memahami proses formulasi dan membuat produk secara langsung dengan pendampingan tim Biotechnology BINUS University. Kegiatan praktik ini turut didukung oleh enam mahasiswa Biotechnology, yaitu Esmeralda, Anastashya, Karen, Brian, Chesia, dan Valencia, yang berperan dalam membantu untuk memberikan arahan teknis, serta mendampingi peserta selama proses pembuatan produk.

Pelatihan ini menunjukkan bagaimana kegiatan penelitian di lingkungan universitas dapat dikembangkan menjadi inovasi aplikatif yang diperkenalkan kepada masyarakat dan mitra industri. Selain memberikan keterampilan praktis, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Responsible Consumption and Production. Pemanfaatan limbah organik menjadi produk berbahan alami bernilai tambah mencerminkan prinsip ekonomi sirkular, yaitu mengoptimalkan penggunaan sumber daya sekaligus mengurangi potensi timbulan sampah. Melalui kolaborasi ini, Biotechnology BINUS University berharap dapat terus menjembatani hasil penelitian akademik dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Kegiatan Community Impact ini menjadi contoh penerapan ilmu bioteknologi dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat, mendorong kesadaran lingkungan, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.
AI Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) berdasarkan informasi kegiatan Community Impact Biotechnology BINUS University dan didukung oleh referensi ilmiah mengenai eco-enzyme dan keberlanjutan.

Comments :