Mahasiswa Bioteknologi BINUS Berhasil Publikasikan Jurnal Q1 di Semester 4

Mempublikasikan paper di jurnal bereputasi Q1 sering kali dianggap sebagai pencapaian yang membutuhkan waktu panjang dan pengalaman bertahun-tahun. Namun, tiga mahasiswa Biotechnology BINUS membuktikan bahwa hal tersebut dapat dicapai sejak semester awal. Pencapaian ini menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat, mahasiswa juga memiliki peluang untuk berkontribusi dalam dunia penelitian lebih cepat dari yang dibayangkan.
Jonathan Chang, Laura Anindita, dan Gabriel Adhitya Pormarejo Haroen Al-Rasjid merupakan mahasiswa Bioteknologi angkatan B27 yang berhasil mempublikasikan paper di jurnal Q1 saat masih berada di semester 4. Pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa juga memiliki peluang untuk berkontribusi dalam dunia penelitian sejak dini.
Proses
Proses penelitian dimulai dari penyusunan outline dan pencarian referensi sebagai dasar penulisan. Seiring berjalannya waktu, paper tersebut dikembangkan lebih serius melalui literature review yang mendalam untuk memastikan validitas dan relevansi data. Proses ini kemudian dilanjutkan dengan penulisan secara tim, pemilihan jurnal yang sesuai, hingga tahap revisi yang cukup menantang.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah pengumpulan dan validasi data, terutama terkait kandungan susu dari berbagai jenis mamalia serta variasi lactic acid bacteria (LAB) pada dadih dari berbagai daerah. Data tersebut tidak dapat hanya mengandalkan review paper, tetapi harus ditelusuri langsung dari original research articles. Proses cross-checking yang intensif membuat tahap ini membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Dalam proses penelitian, pembagian peran dilakukan berdasarkan kekuatan masing-masing anggota tim agar setiap individu dapat berkontribusi secara maksimal. Selain itu, peran dosen pembimbing, Pak Endang Rahmat, juga sangat besar dalam memberikan arahan, khususnya dalam pemilihan jurnal dan proses revisi. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membantu paper ini mencapai publikasi di jurnal Q1.
Tips
Laura, Jonathan, dan Gabriel juga membagikan tips bagi mahasiswa yang ingin memulai publikasi sejak dini. Mereka menekankan pentingnya memanfaatkan setiap kesempatan, baik dari project mata kuliah maupun kolaborasi dengan dosen. Menurut mereka, publikasi tidak harus langsung dimulai dari jurnal Q1, karena memulai dari conference atau jurnal dengan peringkat lain tetap merupakan pencapaian yang berharga.
Comments :