Tanaman Sirih
(Betle_Leaf_8_xrhpg6.jpg)

 

Tim peneliti dari Program Studi Bioteknologi Universitas Bina Nusantara (BINUS University) berhasil mengungkap dan melaporkan genom kloroplas lengkap pertama dari tanaman sirih (Piper betle) asal Indonesia. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal internasional ternama Biodiversitas, dan menjadi langkah besar untuk mengembangkan sumber daya genetik tanaman obat dari Nusantara.

Sirih merupakan salah satu tanaman herbal paling penting di Asia Tenggara dan telah lama dimanfaatkan dalam produk kesehatan, kebersihan, serta pengobatan tradisional. Namun, selama ini data genom lengkapnya, khususnya dari isolat Indonesia, masih sangat terbatas. Melalui pendekatan long-read sequencing berbasis Oxford Nanopore Technology, tim peneliti BINUS berhasil merakit genom kloroplas sirih sepanjang lebih dari 161 ribu pasangan basa dengan tingkat akurasi dan kedalaman pembacaan yang tinggi.

Analisis genom menunjukkan struktur khas kloroplas dengan 113 gen penting, serta menemukan penanda genetik baru (genetic hotspots) yang berpotensi digunakan untuk identifikasi spesies dan pengembangan DNA barcode. Menariknya, sirih Indonesia juga menunjukkan jumlah simple sequence repeats (SSR) yang lebih rendah dibandingkan spesies Piper lain, yang menjadi ciri khas evolusioner tersendiri.

Studi filogenetik dalam riset ini juga mengungkap bahwa sirih Indonesia memiliki kedekatan kekerabatan dengan beberapa spesies Piper lain seperti Piper nigrum dan Piper hancei, namun menunjukkan pola divergensi geografis jika dibandingkan dengan isolat sirih dari Tiongkok. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa faktor geografis berperan dalam membentuk variasi genom plastida tanaman sirih.

Hasil penelitian membuka peluang besar untuk pengembangan marker molekuler spesifik sirih, peningkatan autentikasi bahan baku herbal, dukungan konservasi plasma nutfah, serta fondasi untuk rekayasa kloroplas dan inovasi bioteknologi tanaman obat di masa depan. Melalui penelitian ini, sirih Indonesia tidak hanya dikenal sebagai tanaman tradisional dengan nilai budaya dan kesehatan, tetapi juga sebagai sumber data genomik penting. Pengungkapan genom kloroplas lengkap sirih Indonesia memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan marker genetik, autentikasi tanaman obat, serta studi filogenetik pada kelompok Piper.

Reference

  • Rahmat, E., Anindita, L., Sianipar, N.F., Assidqi, K., Kang, Y., Happy, K. and Wicaksono, A. (2025). Revealing genetic markers and evolutionary insights within Piperaceae in chloroplast genome architecture of Indonesian Piper betle. BIODIVERSITAS, 26(11). doi:https://doi.org/10.13057/biodiv/d261146.